Temukan Jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan mengenai layanan SIRINE, pelaporan bencana, informasi kebencanaan, serta layanan BPBD Kabupaten Tana Tidung. Jika pertanyaan anda belum tersedia, silakan hubungi kami melalui Whatsapp BPBD.
Jawaban :
SIRINE (Sistem Informasi Risiko dan Edukasi Kebencanaan) adalah inovasi digital BPBD Kabupaten Tana Tidung yang menyediakan informasi risiko bencana, edukasi kebencanaan, peringatan dini, informasi cuaca, dan layanan pelaporan kejadian bencana kepada masyarakat.
Jawaban :
SIRINE bertujuan untuk:
✅ meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan;
✅ meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana;
✅ menyediakan layanan informasi yang cepat, mudah, dan terpercaya;
✅ mendukung penyelenggaraan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kebencanaan.
Jawaban :
Masyarakat dapat mengakses SIRINE melalui:
🌐 Website SIRINE
📱 Scan QR Code SIRINE
atau melalui tautan resmi yang disediakan oleh BPBD Kabupaten Tana Tidung.
Jawaban :
SIRINE menyediakan:
🌦️ Informasi cuaca
🚨 Peringatan dini bencana
🗺️ Peta risiko bencana
📚 Edukasi kebencanaan
📢 Lapor bencana
☎️ Kontak darurat
📸 Informasi kegiatan BPBD
Jawaban :
Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana melalui:
📱 WhatsApp BPBD Kabupaten Tana Tidung
dengan menyampaikan informasi:
nama pelapor;
nomor kontak;
lokasi kejadian;
jenis kejadian;
kondisi saat ini;
kebutuhan bantuan.
Jawaban :
Setiap laporan yang masuk akan dilakukan verifikasi oleh petugas BPBD. Setelah informasi dinyatakan valid, laporan akan diteruskan kepada petugas terkait untuk dilakukan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan
Jawaban :
Masyarakat dapat memantau menu Peringatan Dini pada SIRINE dan mengikuti informasi resmi BPBD Kabupaten Tana Tidung.
Jawaban :
Saat terjadi bencana:
tetap tenang;
lindungi diri dan keluarga;
ikuti arahan petugas;
hindari lokasi berbahaya;
hubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan.
Jawaban :
Jika terjadi banjir, lakukan langkah berikut:
✅ Tetap tenang dan pantau informasi resmi BPBD/BPBD melalui kanal informasi yang tersedia.
✅ Amankan dokumen penting, obat-obatan, makanan, dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
✅ Matikan listrik dari sumber utama jika air mulai masuk rumah.
✅ Hindari berjalan atau berkendara melalui arus banjir yang deras.
✅ Jika kondisi membahayakan, segera lakukan evakuasi ke tempat aman yang telah ditentukan.
Jika membutuhkan bantuan darurat, hubungi BPBD Kabupaten Tana Tidung.
Jawaban :
Masyarakat yang terdampak bencana dapat melaporkan kejadian melalui:
📱 Layanan Lapor Bencana BPBD
📞 Nomor kontak darurat BPBD
🏘️ Pemerintah Desa/Kecamatan setempat
Informasi yang perlu disampaikan:
Nama pelapor
Lokasi kejadian (desa/kecamatan)
Jenis bencana
Jumlah warga terdampak
Kondisi terkini
Foto/video kejadian (jika memungkinkan)
Laporan akan diverifikasi oleh petugas untuk menentukan tindakan penanganan.
Jawaban :
BPBD melakukan evakuasi apabila kondisi sudah mengancam keselamatan jiwa, seperti:
✅ Tinggi muka air terus meningkat
✅ Rumah warga tidak lagi aman ditempati
✅ Ada warga yang sakit, lansia, anak-anak, atau kelompok rentan
✅ Terjadi ancaman longsor, kebakaran, atau bencana lainnya
Prioritas evakuasi diberikan kepada:
👶 Anak-anak
👴 Lansia
🤰 Ibu hamil
♿ Penyandang disabilitas
🤒 Warga yang membutuhkan bantuan khusus
Jawaban :
Tas siaga bencana adalah perlengkapan yang disiapkan untuk bertahan selama kondisi darurat.
Isi yang disarankan:
📄 Dokumen penting (KTP, KK, surat berharga)
💊 Obat pribadi
🍚 Makanan ringan tahan lama
💧 Air minum
🔦 Senter dan baterai cadangan
📱 Power bank
🧥 Pakaian secukupnya
🧼 Perlengkapan mandi
😷 Masker
🪢 Peluit kecil
💰 Uang tunai secukupnya
Simpan tas di tempat yang mudah dijangkau.
Jawaban :
Masyarakat dapat mengetahui wilayah rawan bencana melalui:
✅ Peta Risiko Bencana Kabupaten Tana Tidung
✅ Informasi dari BPBD
✅ Pemerintah Desa/Kecamatan
✅ Sistem Informasi Risiko dan Edukasi Kebencanaan (SIRINE)
Informasi yang tersedia meliputi:
🌊 Daerah rawan banjir
⛰️ Daerah rawan longsor
🔥 Daerah rawan kebakaran hutan dan lahan
🌪️ Ancaman bencana lainnya
Jawaban :
Sebelum musim hujan masyarakat dapat melakukan:
✅ Membersihkan saluran air
✅ Tidak membuang sampah ke sungai/parit
✅ Memangkas pohon yang berisiko tumbang
✅ Mengetahui jalur evakuasi terdekat
✅ Menyimpan nomor penting BPBD dan aparat desa
Kesiapsiagaan sebelum bencana dapat mengurangi risiko korban dan kerugian.
Jawaban :
Jika melihat kebakaran lahan:
✅ Segera laporkan kepada aparat desa atau BPBD
✅ Jangan mencoba memadamkan sendiri jika api sudah besar
✅ Jauhkan bahan mudah terbakar
✅ Gunakan masker jika asap mulai mengganggu
✅ Ikuti arahan petugas di lapangan
Jawaban :
Segera laporkan apabila terjadi:
🚨 Ancaman keselamatan jiwa
🌊 Banjir yang merendam rumah/fasilitas umum
🔥 Kebakaran besar
⛰️ Longsor
🌳 Pohon tumbang yang membahayakan
⚠️ Kondisi darurat lainnya